NGC 1803, Galaksi dari Katalog Astronomi Terkenal yang Diamati Hubble
Agustus 31, 2020
![]() |
| Kredit: ESA/Hubble & NASA, A. Bellini dkk. |
Terlihat agak menyerupai gumpalan terang, gambar yang diambil oleh Teleskop Antariksa Hubble kolaborasi antara NASA dan ESA ini menampilkan galaksi yang diberi kode NGC 1803. Terletak sekitar 200 juta tahun cahaya dari Bumi di rasi selatan Pictor, NGC 1803 ditemukan pada tahun 1834 oleh astronom John Herschel.
Herschel adalah nama besar dalam astronomi, mengingat William Herschel (ayah), Caroline Herschel (bibi) dan John Herschel sendiri telah memberikan kontribusi tak ternilai yang diwariskan ke generasi saat ini. William telah menyusun katalog yang memuat banyak objek langit secara sistematis, menamai banyak bulan di tata surya, menemukan radiasi inframerah, termasuk berbagai prestasi lain yang telah ia raih. Sedangkan Caroline telah menemukan beberapa komet dan nebula.
John Herschel juga mengembangkan katalog yang disusun ayahnya menjadi General Catalogue of Nebulae and Clusters of Stars. Katalog yang disusun oleh John Herschel adalah cikal bakal sistem katalog yang terus digunakan hingga saat ini, yaitu New General Catalogue of Nebulae and Clusters of Stars yang disusun oleh John Louis Emil Dreyer, disingkat NGC.
Jadi, keluarga Herschel turut berkontribusi atas penyematan kode NGC benda-benda langit, termasuk NGC 1803 yang merupakan sepasang galaksi. Dreyer menggambarkannya sebagai objek yang “redup, kecil, bulat” dan terletak di dekat bintang tenggara yang sangat terang. Bintang itu ternyata adalah sebuah galaksi lentikular redup PGC 16720, yang tidak terlihat di dalam gambar.
Ditulis oleh: Staf ESA (Badan Antariksa Eropa), www.nasa.gov, editor: Rob Garner
